6
2006
Syntax Hiliter : Saya memilih dp.SyntaxHiliter
Setelah sekian lama coba-coba ngeblog di beberapa tempat, saya coba-coba bikin blog sendiri. Alamatnya LENTERA … harapan saya, saya bisa berbagi catatan yang bermanfaat di situ, saya juga berharap mudah-mudahan omongan-omongan tidak berguna tidak perlu di-blog-kan.
Sebagai programmer tentu ada catatan yang berkaitan dengan programming, karena itu salah satu plug-in yang buru-buru saya kaji adalah Syntax Hiliter. Akhirnya ada dua pilihan, yaitu iG:SyntaxHiliter dan dp.SyntaxHiliter.
iG:SyntaxHiliter sudah pasti hasilnya bisa diketahui di blog.phpug.or.id ini, karena itu saya mau coba dp.SyntaxHiliter karangan Alex Gorbatchev yang sepenuhnya berbasis JavaScript dan CSS.
2 Plug-in berbasis dp.SyntaxHiliter saya download dan saya praktekkan satu per satu di localhost saya. Petunjuk sudah diikuti, namun ternyata dua-duanya tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kedua-duanya pun saya deactivate-kan lagi. Lalu terpaksa saya pake iG:SyntaxHiliter.
Tidak puas dengan hasil iG:SyntaxHiliter, saya coba pelajari lagi dp.SyntaxHiliter, lalu saya coba terapkan dp.SyntaxHiliter tanpa menggunakan plug-in, melainkan langsung meng-include file-file yang diperlukan ke halaman index.php yang ada di direktori template, sesuai petunjuk di websitenya Gorbatchev.
Justru tanpa plug-in dp.SyntaxHiliter berhasil berfungsi.
Namun hasil dari library ini masih meninggalkan PR (pekerjaan rodi), yakni tidak ada vertical scrolling. Kurang memuaskan memang, tetapi saya tidak puas. Saya coba search ke Google. Tidak ada jawaban. Semua contoh dp.SyntaxHiliter memang tidak ada vertical scroll-nya.
Akhirnya diam-diam saya oprek library dp.SyntaxHiliter bernama shCore.js, … bagaikan mencari jarum di tumpukan jerami, untuk menemukan apa yang harus diedit dari code javascript yang sudah dibikin untuk tidak mudah dibaca tsb.
Namun akhirnya ada celah yang bisa saya susupi, yakni memasukkan baris kode berikut:
if(_43.length>15) {
this.div.style.height="300px";
this.div.style.width="380px";
this.div.style.whiteSpace="nowrap";
this.bar.style.height="20px";
this.bar.style.width="100%";
}
sesudah kode var _43=_42.split(“\n”);
Kode yang saya sisipkan mempunyai makna jika baris kode melebihi 15, maka munculkan scroll.
Hasilnya sebagai berikut :

Ini adalah hasil yang saya inginkan, kemudian coba saya terapkan di blog saya, pada artikel Ajax Cascade Combo Box. Artikel ini pernah dimuat di blog ini dengan cara iG.
Huda M Elmatsani
http://lentera.web.id
Leave a comment
Arsip
- December 2011
- July 2011
- April 2011
- December 2010
- August 2010
- July 2009
- April 2009
- December 2008
- November 2008
- October 2008
- July 2008
- June 2008
- April 2008
- February 2008
- January 2008
- December 2007
- November 2007
- October 2007
- September 2007
- August 2007
- July 2007
- June 2007
- January 2007
- December 2006
- November 2006
- October 2006
- September 2006
- August 2006

An article by





